Mobilmataram.com – Anda sedang memiliki mobil baru ? Tentu memiliki mobil baru adalah hal yang menyenangkan. Nah, berbicara tentang mobil baru, sebagai pemilik mobil baru tentu saja ada banyak sekali hal yang harus kamu pelajari secara mendalam. Tetapi tips dasar apa saja sih yang harus diketahui oleh pemilik mobil baru ?  

Bagi Anda yang baru saja memiliki mobil baru, mari simak ulasan berikut ini : 

1. Garansi

Tips dasar jika Anda baru saja memiliki mobil baru pertama adalah memahami garansi mobil. Garansi mobil adalah sesuatu yang penting bagi kendaraan sehingga pastikan Anda memahami garansi mobil Anda. 

Biasanya pada saat Anda membeli mobil baru akan ada garansi yang diberikan oleh pihak dealer.Memahami garansi mobil agar bisa membedakan mana komponen yang masuk ke dalam garansi dan mana komponen yang tidak termasuk dalam garansi. 

Biasanya untuk mesin memiliki garansi 3 tahun atau 100.000 km, itu artinya Anda bisa melakukan klaim garansi terhadap mesin dengan syarat masih dalam jangka waktu tidak lebih dari 3 tahun atau tidak lebih dari 100.000 km jarak tempuh mobil. 

Namun untuk aki dan beberapa part memiliki klaim garansi yang terbatas, misalnya aki biasanya memiliki waktu klaim hanya 2 tahun, yang berarti jika aki mobil anda rusak sebelum 2 tahun maka anda bisa melakukan service atau menggantinya dengan yang baru tanpa ada biaya apapun. 

Perlu untuk diperhatikan, lakukanlah klaim garansi dengan merujuk ke bengkel resmi atau bengkel yang telah disebutkan dari pihak dealer tempat Anda membeli mobil tersebut.

2. Service Berkala

Tips dasar jika Anda baru saja memiliki mobil baru selanjutnya adalah melakukan servis secara berkala. Melakukan service secara berkala adalah merupakan salah satu hal dasar yang perlu untuk dilakukan oleh pemilik mobil terlebih lagi jika mobilnya baru. 

Pastikan anda mengerti kapan anda harus melakukan service rutin. Biasanya terdapat service gratis dari pihak dealer untuk beberapa kali. Pada umumnya dilakukan setelah melewati jarak tempuh 1000 km pertama.

Gunanya adalah untuk melakukan pemeriksaan pada bagian komponen berjalan dengan semestinya ataukah sebaliknya. Kemudian lakukanlah service secara berkala dengan rentan waktu apabila jarak tempuh sudah mencapai 10.000 km dan kelipatanya. 

Dengan melakukan service secara berkala dapat mengembalikan kondisi kendaraan seperti semula mencegah terjadinya masalah, dan tentunya mengembalikan performa kendaraan sebagaimana mestinya. 

3. Oli Mesin

Tips dasar selanjutnya adalah pastikan bahwa diri Anda memahami jenis oli ( bukan merek ) yang dibutuhkan mobil Anda, untuk itu anda bisa menanyakan rekomendasi jenis oli dari produsen tempat anda membeli mobil tersebut. 

queensparkgaragebournemouth
Oli Mesin ( Instagram : @queensparkgaragebournemouth )

Selain mengetahui jenis oli, pastikan juga kapan waktu untuk mengganti oli, penggantian oli harus dilakukan secara berkala mengingat fungsi oli juga sangat penting. Oli pada dasarnya memiliki fungsi untuk melumasi tiap komponen supaya tidak terjadi gesekan secara langsung agar mengurangi panas pada mobil dan agar tidak terjadinya overheat. 

Efek apabila oli habis adalah bisa menimbulkan resiko overhaul atau turun mesin. Efek ini bisa menimbulkan penurunan kinerja komponen mesin lainnya. Untuk itu, sebagai pemilik mobil baru hindarilah hal ini dengan cara selalu mengganti oli secara berkala. 

Gunakanlah jenis oli yang sesuai dengan rekomendasi produsen, rata-rata mobil baru perlu mengganti oli apabila telah menempuh jarak perjalanan melebihi 10.000 km. Tetapi direkomendasikan untuk mengganti oli mobil pada saat mencapai 7.000 km

4. Memilih Bahan Bakar

Selain memahami jenis oli yang sesuai dengan kebutuhan mobil Anda, memahami bahan bakar yang direkomendasikan pihak produsen untuk kendaraan mobil Anda tidak kalah pentingnya. Hal ini sangat penting untuk diketahui karena akan berhubungan dengan performa dan juga keawetan mesin kendaraan. 

5. Selalu Membawa Emergency Kit

Saat berkendara tentu Anda tidak akan bisa untuk memprediksikan hal-hal yang akan terjadi di masa depan. Untuk itu penting untuk anda mempersiapkan alat-alat yang mampu mendukung anda dalam mengatasi hal tak terduga tersebut seperti ban bocor, tentu anda membutuhkan alat ungkit untuk mengangkat ban mobil.

Oleh sebab itu, penting untuk Anda pemilik mobil baru untuk selalu membawa Emergency kit. Emergency kit biasanya berisi barang-barang yang memang diperuntukan untuk hal-hal tak terduga seperti senter, tali, peralatan P3K, dan peralatan yang berbau mekanik.  

6. Tekanan Angin pada Ban Mobil

Memahami tekanan angin pada ban mobil merupakan hal yang penting juga untuk pengguna mobil baru agar memberikan kenyamanan dalam berkendara. Pada umumnya tekanan ban standar yang dianjurkan adalah antara 30 sampai 34 Psi. Akan tetapi untuk lebih yakinnya bisa melihat di buku manual kendaraan, berapa ukuran yang ideal.

Terkadang memperhatikan tekanan angin pada ban mobil menjadi hal yang remeh dan sepele. Padahal kekurangan tekanan angin bisa menyebabkan kerasnya gesekan yang dialami dinding ban sehingga ban bisa mengalami pecah. 

Sebaliknya jika, tekanan angin pada ban mobil berlebihan akan memberikan efek yang tidak stabil saat berkendara, terutama pada kecepatan tinggi. Untuk itu, saat mengisi udara, idealnya mengikuti standar yang dianjurkan. 

Itulah beberapa ulasan terkait tips dasar bagi anda yang memiliki mobil baru. Tentu memiliki mobil baru adalah hal yang sangat menyenangkan tetapi jika tidak bisa digunakan dengan nyaman, tidak ada artinya. 

Untuk itu selalu perhatikan kondisi mobil Anda dan jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan secara berkala agar mendapatkan performa mobil yang optimal. Bagi Anda yang membutuhkan informasi terkait tempat penjualan mobil bekas mataram di sekitar area mataram , bisa menghubungi kami melalui website resmi kami. 

Gratis Konsultasi whatsapp